Monday, September 7, 2009

HARGA TIKET

Week Day Rate (Senin - Kamis) : Rp. 12.000,-

Week End Rate (Jum'at - Minggu & Musim Libur ) : Rp. 15.000,-

* Ticket berlaku mulai usia 1 (satu) tahun keatas

TIKET TERUSAN Maharani ZOO & GOA - WBL

Hanya dengan Rp. 40.000,- pada hari Senin - Kamis Anda sudah bisa menikmati seluruh sajian yang ada di Maharani ZOO & GOA dan 35 Wahana yang ada di WBL.

Rp. 52.000,- Harga tiket terusan hari Jum'at - Minggu & Musim Libur

MAHARANI ZOO


Museum Satwa atau disebut dengan Diorama Satwa berdiri di tengah – tengah area wisata maharani ZOO & GOA dilengkapi oleh satwa yang telah diawetkan dan berasal dari berbagai belahan dunia, yang setting didalam ruangan dengan nuansa habitat aslinya sebagai sarana edukasi.
Dengan tinggi badan ± 220 cm dan lingkar badan ± 80 – 90 cm. Tetapi panjang keseluruhan dari Beruang kutub bias mencapai 3 meter dan berat badan berkisar 150 – 750 kg (besar juga ya….),
Ciri – ciri Beruang Kutub adalah :
Lehernya besar dan panjang tetapi kepalanya kecil, Bulunya putih dan cenderung kekuningan, mata dan hidungnya berwarna hitam, memiliki kemampuan berenang yang sangat baik.
Beruang kutub jantan ukurannya lebih besr dari beruang kutub betina perbandingannya bisa mencapai 2 kali bahkan 3 kali lebih besar dari beruang kutub betina. Beruang kutub termasuk binatang pendiam dan jarang bersuara kecuali pada saat marah Beruang kutub akan bersuara atau berteriak.
(Tahu tidak…….?” Beruang kutub betina apabila hamil akan tidur selama berbulan – bulan tanpa makan dan tidak merubah posisi tidurnya sedikitpun”)

Wednesday, June 3, 2009

RSBI OKE ?


Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ( RSBI )
Memang menyenangkan jika kita masuk sekolah yang sudah memiliki status RSBI apalagi SBI. Kelasnya pasti bagus, gurunya mengajar menggunakan media pembelajaran yang berbeda dengan kelas reguler. Proses belajar mengajar menyenangkan sebab siswa yang harus aktif, banyak menggunakan teknologi baik hardwarenya maupun softwarenya. Siswanya juga banyak yang “melek” Teknologi. Hal ini akan jauh berbeda jika kita lihat kelas biasa ( reguler ). Juga guru akan menggunakan dua bahasa.Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Pasti siswa akan bangga sekali, sebab akan terbiasa menggunakan bahasa internasional.
Guru akan mengubah cara mengajar dari guru mengajar menjadi siswa belajar. Dari guru yang serba tahu menjadi guru yang menjadi teman belajar.
Siswa yang biasa pasif menjadi siswa yang sangat aktif. Dari siswa yang hanya menerima ilmu menjadi siswa yang akan mencari ilmu. Seolah - olah siswa menjadi “lapar” akan ilmu.
Pembelajaran yang biasa tanpa media pembelajarn menjadi pembelajaran yang penuh media pembelajaran. Pakai laptop, ada Hotspot, ada Internet, ada LCD. Guru sudah tidak pakai kapur lagi yang penuh polusi, atau pakai spidol.
Kelasnya tidak panas, ada AC minimal ada kipas yang menjadikan kelas sejuk. Wah… tentu membutuhkan biaya yang besar dong……..!
Dari mana biaya didapat?
Ya tentu dari orang tua atau wali murid. Ya namanya pendidikan sudah bertaraf internasional membutuhkan biaya besar, sementara dari pemerintah dana yang diberikan terbatas. Jadi solusinya pasti minta pada orang tua / wali murid.
Apakah orang tua sanggup?
Kalau ditanya sanggup apa tidak, pasti dah banyak yang jawab tidak. Makhlum yang namanya manusia tidak mau kehilangan uang, maunya yang serba gratis………..!
Tapi kalau sudah ada landasan hukum dari pemerintah, bahwa sekolah yang bertaraf internasional boleh minta sumbangan pada orang tua / wali murid, pasti semua akan jawab sanggup………………….!
Buktinya.
Sekolah – sekolah yang punya title RSBI apalagi SBI jadi rebutan para wali murid supaya anaknya dapat masuk ke sekolah tersebut. Nah kalau gitu orang tua / wali murid senang dan siap untuk menyumbang demi pendidikan anak – anaknya di sekolah RSBI / SBI.
Tapi bagi yang orang tuanya tidak cukup mapan alias gak punya kemampuan menyumbang atau tidak punya uang seperti saya ini, yah….cukup minta cerita aja sama teman – teman yang ada dikelas RSBI.
Dan ternyata setelah dapat cerita , saya pun tidak ingin masuk ke RSBI apalagi SBI. Selain biaya mahal, murid – murid dibebani pelajaran yang menurut saya berat sekali dah……..

Monday, June 1, 2009

SBI latahkah?



Sesungguhnya apa sih yang dimaksud dengan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI)? Saya harap ini bukan semacam latah untuk menyampaikan pelajaran dalam bahasa Inggris (bhs Asing) tetapi lebih kepada standar pengajaran yang mengacu pada sistem internasional namun tidak menyimpang dari Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

SBI tidak hanya "menerjemahkan" pembelajaran di kelas menjadi bahasa Inggris!, Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) adalah Sekolah Nasional yang menyelenggarakan pendidikan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP) serta memiliki keunggulan tertentu dalam bidang pendidikan sehingga memiliki daya saing di forum internasional.

Penyelenggaraan pendidikan yang dilaksanakan di Indonesia dari masa ke masa lebih banyak bersifat klasikal-masal, yaitu berorientasi kepada kuantitas untuk melayani sebanyak-banyaknya jumlah siswa. Kelemahan yang tampak dari penyelenggaraan pendidikan seperti ini adalah tidak terakomodasinya kebutuhan individual siswa di luar kelompok siswa normal. Padahal hakikat pendidikan adalah untuk memungkinkan peserta didik mengembangkan potensi kecerdasan secara optimal (Depdiknas, 2003 ).

Pembelajaran yang kita rasakan selama ini masih memberikan perlakuan dan layanan yang sama kepada semua siswa dalam satu kelas. Padahal dalam satu kelas siswa – siswi pasti memiliki kemampuan, kecakapan, dan kecerdasan yang berbeda. Sehingga strategi ini dirasakan tidak memberikan “ keadilan “ kepada siswa – siswa yang memiliki kemampuan , kecerdasan yang tinggi. Sebab mereka yang memiliki “kemampuan lebih” harus bersabar mengikuti siswa yang memiliki kemampuan “kurang”. Sehingga perlu bagi mereka yang memiliki kemampuan lebih ini berada pada kelas “ khusus”. Yakni kelas yang menerapkan pembelajaran sesuai Standar Nasional Pendidikan dan ditambah dengan penguatan, pendalaman maupun perluasan SNP sehingga memiliki kwalitas Nasional plus internasional.

Pembelajaran menjadi student center, bukan lagi teacher center. Artinya siswa menjadi pusat belajar, siswa paham tentang kenapa dia harus belajar, dan guru berperan sebagai "teman sejawat", sehingga di kelas yang banyak berbicara adalah siswa.

Tuesday, May 26, 2009

PERPUS UMUM LAMONGAN


Wah ini lagi teman - teman, satu layanan untuk para pelajar dan masyarakat umum. perpustakaan dan arsip daerah kab. lamongan sudah selesai dibangun.
dan pasti megah gedungnya, dan hebatnya lagi sekarang perpustakaan mudah dijangkau sebab terletak disamping terminal lamongan.
jadi teman - teman kalau ingin ke perpustakaan tambah mudah. dan hebatnya lagi kita dapat internetan di sana sepuasnya. sebab di sana ada layanan HOTSPOT WIFI.
Wah enak deh...internetan sepuasnya. Mau coba ayo kesini..bareng - bareng.
Pelayanan Perpustakaan Umum berlangsung selama 7 hari layanan dengan jadwal sebagai berikut:
Hari Senin – Kamis buka pukul : 07.00 – 15.00 WIB;
Hari Jum’at – Minggu buka pukul : 07.00 – 13.00 WIB
Jumlah pengunjung rata-rata 100 orang dari berbagai kalangan baik pelajar, mahasiswa, karyawan/PNS dan masyarakat umum.
Jenis koleksi yang dimiliki meliputi:
- Buku pelajaran SD, SMP, SMA dan Perguruan tinggi;
- Buku Pengetahuan Umum;
- Buku Agama dan Sastra;
- Buku Ketrampilan/teknik/hobby;
- Buku Referensi : ensiklopedi, kamus, bibliografi, produk hukum dan lain-lain.

PIB


Bupati Lamongan Masfuk menyatakan, PIB merupakan kesempatan pengembangan usaha khususnya bagi para pengusaha perberasan dan masyarakat Lamongan.So Sekarang tinggal bagaimana masyarakat bisa manfaatkan peluang itu. "Konsep PIB ini bagaimana supaya perberasan di Lamongan bisa berputar cepat sehingga akan berefek bagi peningkatan semua lini perekonomian," ujarnya.
foto disamping lokasi pasar induk beras
cursor:url("http://i49.tinypic.com/flvjtl.gif"),text cursor:url("http://i49.tinypic.com/flvjtl.gif"),text